Translate

Minggu, 14 Februari 2016

Menggebunya semangat takan mampu menerobos benteng takdir

Pertemuan antara kehendakmu dan kehendaknya bagaikan angin yang membatasi busur panahmu dengan sasaran. Meskipun perhitunganmu sangat akurat, bisa saja angin membelokan busurmu ke arah yang lain. Tugasmu hanyalah mempokuskan perhatian pada sasaran, mempersiapkan segala kemungkinan untuk berhasil membidik sasaran. Selanjutnya biarkan ketentuan nya yang bermain (Q.39:38). Karena sejujurnya kita memang tidak perna tahu apa yang akan terjadi saat busur melesat dan mengarah ke sasaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar